Pusat Manajemen Risiko UNHAS Lakukan Benchmarking Ke SPI UGM Terkait Pengisian Risk Register Berbasis Aplikasi
Pusat Manajemen Risiko melakukan kegiatan benchmarking ke Satuan Pengawasan Internal Universitas Gadjah Mada terkait pengelolaan dan pengisian risk register berbasis aplikasi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan implementasi manajemen risiko di lingkungan Universitas Hasanuddin, khususnya dalam mendorong proses identifikasi, pencatatan, pemantauan, dan pelaporan risiko secara lebih sistematis dan terintegrasi.
Kunjungan benchmarking ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai praktik pengelolaan risiko yang telah diterapkan di UGM. Melalui diskusi bersama SPI UGM, Pusat Manajemen Risiko UNHAS memperoleh berbagai masukan terkait mekanisme penyusunan risk register, alur pengisian risiko oleh unit kerja, proses validasi data risiko, serta pemanfaatan aplikasi dalam mendukung efektivitas pemantauan risiko secara berkala.
Pusat Manajemen Risiko UNHAS menilai bahwa penguatan sistem berbasis aplikasi menjadi langkah penting dalam membangun tata kelola risiko yang lebih adaptif, transparan, dan akuntabel (03/07/26). Dengan adanya aplikasi, setiap unit kerja diharapkan dapat mengidentifikasi potensi risiko secara lebih mudah, menentukan penyebab dan dampak risiko, menyusun rencana mitigasi, serta melakukan pembaruan data risiko sesuai perkembangan kondisi unit masing-masing.
Selain membahas aspek teknis pengisian risk register, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mempelajari strategi penguatan budaya sadar risiko di lingkungan perguruan tinggi. Peran unit kerja dan risk officer menjadi sangat penting dalam memastikan bahwa proses manajemen risiko tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menjadi bagian dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program kerja universitas.
Melalui kegiatan benchmarking ini, Pusat Manajemen Risiko UNHAS berharap dapat mengembangkan sistem pengisian risk register berbasis aplikasi yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan tata kelola Universitas Hasanuddin. Hasil dari kegiatan ini diharapkan menjadi referensi dalam penyempurnaan kebijakan, prosedur, dan instrumen manajemen risiko di UNHAS.
Pusat Manajemen Risiko UNHAS berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas pelaporan risiko, serta mendorong terciptanya tata kelola universitas yang lebih responsif terhadap berbagai tantangan dan potensi risiko organisasi.